ZG Store

https://www.paypal.com/en_US/i/logo/paypal_logo.gif
Sebenarnya banyak hal yang bisa kita dapatkan di internet yang salah satunya adalah mendapatkan uang gratisan tanpa mengganggu aktivitas online anda lainnya. Dan tentunya juga uang ini bisa anda dapatkan secara gratis dan mudah tanpa ada resikonya ataupun biaya yang membebani anda. Anda hanya perlu mengikuti link-link informasi bagaimana mendapatkan uang gratis di internet dan membuat akun paypal untuk penerimaannya.

Kenapa harus paypal?? Jawabannya paypall bisa menjadi solusi terbaik buat kita masyarakat Indonesia untuk mendapatkan uang dari link-link gratisan di internet. Jika anda sudah memilki cash di akun paypal hasil uang gratisan di internet maka anda bisa berbelanja secara online tanpa resiko menggunakan kartu kredit dan anda juga dapat  mentransfer penghasilan anda di paypal ke rekening tabungan anda.

Jadi tidak sesulit pemikiran kita bagaimana untuk mendapatkan uang gratisan yang bisa kita belanjakan atau kita trasnfer ke rekening tabungan kita.. Jadi tunggu apalagi??
Read More …

Saat komputer terkena masalah entah karena virus atau hal lainnya yang akhirnya memaksa kita untuk melakukan format ulang. Lebih parahnya lagi ternyata CD windows kita rusak alais tergores sehingga kita tambah pusing dibuatnya.


Disini saya akan coba berbagi tips untuk mengganti fungsi CD/DVD dengan USB (Flasdish) untuk menginstall ulang windows XP anda, sebelum masalh tersebut terjadi.

Tahapan - tahapannya adalah sebagai berikut :
  1. # Persiapkan USB anda minmal berukuran 2GB sebagai sarana simpan.
  2. # Format USB anda jika masih ada isinya agara lebih lancar dan aman dari Virus saat digunakan, Download Software HPUSBDisk untuk memformat USB / flashdisk denga format FAT/FAT32
  3. #  Download pula Flashboot 2.0b portable untuk mengcopi file windows xp kedalam flashdisk anda.
  4. # Siapkan CD/DVD Windows yang belum rusak dan konversikan ke format .iso dengan menggunakan NERO, kalau anda tidak memiliki nero anda bisa gunakan software gratisan seperti Ashampoo Burning Studio Free (16.39MB),mengapa mesti dibuat file iso toh kan dari cd sudah bisa? Jawabnya file iso bisa sebagai cadangan di komputer jika cd rusak atau gagal dibaca cdroom, jadi untuk mengcopi dari cd/dvd installasi bukan hanya kopi-paste dari cd ke harddisk atau cd lain.
  5. # Untuk proses pembuatannya adalah sebagai berikut :
    1. Jalankan “Ashampoo Burning Studio 6 FREE” dari desktop atau menu Start -> Programs -> Ashampoo Burning Studio 6 FREE -> Ashampoo Burning Studio 6 FREE

    2. Dari program Ashampoo yang terbuka, pilih menu “Create/Burn Disk Images” lalu pilih “Create a Disk Image from CD/DVD”.

    3. Pilih drive cdroom yang sudah berisi installasi windows xp lalu klik “Next”,

    4. Pilih Create iso file from cd/dvd ,berikan nama dan tentukan tempat penyimpanan file iso dengan klik Browse, pilih tempat penyimpanan iso di USB anda.

    5. Klik Next lalu tunggu hingga proses penyalinan selesai, kalau sudah komplit maka akan terbentuk satu file dengan extensi .iso sesuai dengan nama yang kita inginkan.
  6. # Setelah USB anda terisi file ISO windows XP saatnya untuk kita memulai proses install dengan flashboot 2.0b portable yang menggunakan startup windows 98 sehingga yang perlu disiapkan adalah file type partisi C: (drive tempat windows diinstal) harus mendukung file system DOS yaitu FAT/FAT32. Jadi sebaiknya format drive C: dengan type FAT32 agar komputer dapat diinstall windows dari Flasdick. Tapi jika anda lupa memformat partisi aktif ke FAT32, Flashboot sendiri sudah menambahkan program FDISK untuk membuat partisi yang bisa dieksekusi pada waktu boot pertama kali, ikuti langkah-langkah instal windows xp dari flashhdisk

1. Restart komputer,lalu Atur bios booting dari flashdisk.
2. Tunggu sampai keluar jendela Flashboot wrapper for windows 2000/XP setup.










 
3. Pilih Instal Windows. Jika keluar jendela “There are no usable partitions for Windows 2000/XP setup at the moment. Please create some DOS partitions first.” Itu berarti drive C: (yang akan diinstall windows) belum diformat ke system FAT/FAT32 dan partisi belum diaktifkan. Tekan tombol “ESC” untuk kembali ke menu sebelumnya.



4. pilih “Edit partitions” untuk mulai menggunakan program FDISK. Lalu ketik Y dan tekan Enter pada jendela konfirmasi Fdisk. 







5. Pilih secara berurutan 1 -> 1 -> Y untuk mulai membuat partisi untuk windows.









6. Sampai terbentuk partisi C: dengan system file FAT32, lalu tekan ESC. Kemudian pilih no. 2. Set Active partition untuk mengaktifkan drive C: yang sudah dibuat pada langkah 5. selanjutnya tekan tombol ESC lagi untuk kembali ke menu utama.




7. Keluar dari program FDISK dan komputer akan direstart. Pastikan komputer di boot lagi dari flashdisk. Jika jendela Flashboot wrapper sudah muncul(seperti dilangkah no.2) sekarang pilih no. 2 . Install Windows lalu pilih disk C: tekan Enter untuk menginstall windows XP ke drive C:.




8. Jawab Y jika ada warning untuk memformat drive C:. Tunggu system akan memformat drife C: lalu tekan Enter lagi.

9. Kemudian akan keluar jendela Windows XP Home/Profesional Setup. Tunggu sampai 100 % system sedang menyalin file yang diperlukan ke harddisk.









10. Jika proses copy file windows sudah selesai, program akan meminta restart. Sampai disini flashdisk sudah tidak diperlukan lagi, Tekan Enter lalu cabut Flashdisk dari computer agar komputer booting dari harddisk (Setting BIOS lagi jika pc gagal booting dari harddisk).





11. Jangan lupa sebelum restart agar mencabut flashdisk hal ini mencegah boot ke flashdisk yang akan mengakibatkan proses kembali dari awal lagi. Setelah komputer restart dan booting dari harddisk, di monitor akan muncul jendela setup windows xp. Tekan Enter untuk mulai menginstall windows.




12. Kemudian tekan tombol F8 pada jendela Windows XP Licensing Agreement.








13. Lalu pilih drive C: dan tekan Enter.










14. Pilih Convert the partition to NTFS (lebih disarankan), lalu tekan Enter. kemudian tekan C.







15. Setelah itu tunggu proses instalasi windows XP sampai selesai. Sampai dilangkah ini, anda hanya tinggal mengikuti intruksi yang tampil dilayar monitor sampai finish.

16. Jika nanti windows minta restart lagi, restart saja dan booting sudah normal dari harddisk. Yang perlu diingat adalah booting dari flashdisk hanya untuk proses copy file ke harddisk. Setelah itu flahsdisk tidak diperlukan lagi (sampai langkah no. 10).  
sumber: jarlok.com
Catatan : 
Jangan lupa setting bios anda denganmemilih “Advanced BIOS Features”=>“Hard Disk Boot Priority” => USB HDD diurutan teratas,  kemudian simpan dan keluar (F10) untuk memulai instalnya..


"Selamat mencoba... Semoga Sukses..."
Read More …

Bagaimana cara merakit komputer? terutama bagi mereka yang baru belajar tentu hal ini bukan hal yang mudah. nah dsini saya mencoba berbagi untuk bisa merakit komputer sendiri...


Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah

A.Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan kompunen dan perlengkapan komputer

1. Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:


* Komponen komputer
* Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
* Buku manual dan referensi dari komponen
* Alat bantu berupa obeng pipih dan philips



Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.


Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.


Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

* Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
* Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.


B. Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

1. Penyiapan motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir

1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.



2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket

1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.




1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak

Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.



3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.


4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.


1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.



Untuk jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

5. Memasang Motherboard pada Casing



Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.


7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.


1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.


8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard

Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.


9. Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:


1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.











10. Penyelessaian Akhir

1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

C. Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

D. Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:

1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/

LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
Read More …